Jumat, 24 Oktober 2014

PERCAKAPANKU DENGAN MALAM



WARNING

gw penggila film , banyak banget film yang telah gw tonton, entah itu film hollywood, jepang, korea ,
thailand,asia,eropa atau apa pun juga , pasti gw tonton.

di antaranya tentu ada yang membekas di hati , yang gak bisa hilang dalam ingatan
tetapi kadang ada film yang teramat hebat , dengan endingnya tak seperti gw inginkan
atau film yang tak kalah hebatnya ,sehingga saking hebatnya setelah gw menonton nya
gw menulis ulang kembali dalam imajinasi gw, dan membuatnya menjadi seperti apa yang gw inginkan, 

hal yang paling asik dari imajinasi itu semua, ketika gw mulai menggabungkan semua cerita di antara film-film yang gw senengin menjadi satu kisah utuh versi gw , ya seperti gw mix semua
tentu dengan memasukan unsur imajinasi gw yang menjadi benang merahnya 

20% mix antar film...80% imajinasi gw

rasanya seperti apa? ,kalian bisa baca salah satunya di corat coret gw di bawah ini

entah apa yang akan kalian nilai,

silahkan nikmati karya corat coretan dari seorang amatiran
yang sedang mencoba berbagi imajinasi nya menjelang tidur kepada kalian

 tolong komentarnya mention ke @satriosv setelah membaca

selamat membaca ya :)





PERCAKAPANKU DENGAN MALAM




    Tak ada deru suara kebisingan yang menghantui pendengaran ku
Tak ada senyum pagi yang menyapa atau matahari yang memayungi panas terik dari setiap keringat
Yang tumpah dari sela-selah dahi ku

Sunyi ..benar-benar sunyi

Sesekali akan terdengar suara nyanyian dari rerumputan yang di nahkodai oleh para serangga malam
Aku berpikir untuk apa malam ini tercipta
Apa hanya untuk kugunakan selayaknya mata ini terpejam dan bermimpi
Seakan mengacuhkan malam

Malam ini aku ingin menikmatinya
Aku biarkan mata ku berkerja lebih keras dari biasanya
Aku lupakan kantuk yang telah menjalar di seluruh tubuh ku

Langkah kaki ku mulai mengayun menuju teras depan rumah ku
Niat yang terpancar di diriku ingin bercengkrama dengan gelap dengan bintang yag bertaburan
Seperti bintik-bintik kecil di  angkasa, aku tau mata ini membohongi ku

Karena bintang tak mungkin sekecil itu
Mereka hanya terlalu jauh tapi memberi tanda dengan titik kecil di langit tentang keberadaan mereka
Dingin malam mulai terasa menusuk ,, 

aku lihat ke arah jam tangan yang ku kenakan
Jarum jam mengarah ke waktu 12.30 am

Sepi semuanya kosong tak ada kehidupan
Sepertinya seluruh tetangga ku telah terlelap dengan mimpi mereka masing-masing

Aku mengarahkan kaki ku ke arah taman tak berjarak jauh dari rumah ku

Semakin dekat diriku mengarah ke taman, sepintas terdengar suara nyanyian halus
Seperti ada wanita yang sedang menyanyi

Bulu kuduk ku merinding, jangan-jangan ada mahluk halus yang ingin menggangguku
Kebetulan tadi aku baru saja menonton film horor di layar televisi , ini membuat ku semakin
Berpikiran untuk menyegerakan diri berlari dari situ

Tapi entah kenapa rasa penasaran ku yang jauh lebih besar , membuat ku memberanikan diri mendekat
Ke arah datengnya suara tersebut, dalam hatiku berbicara,
 tak peduli lah mau nanti yang nongol mahluk halus kek,aku tinggal menggambil langkah kaki seribu

Kebetulan aku punya keahlian dalam berlari , bahkan pernah mendapatkan juara 1 lomba lari ketika aku masih di SMP dulu
Semakin dekat aku melangkah ,semakin terdengar jelas suara itu hadir

Di tengah-tengah taman, samar aku lihat sepercik sinar kecil ,seperti sebatang lilin yang menyala
Dan di sampingnya ada wanita berambut hitam lurus sepundak dengan gitar yang sedang di mainkan 
olehnya

Aku berpikir untuk ukuran mahluk halus dia terlihat terlalu cantik pikir ku
Lagian kalo dia memang mahluk halus,
tidak apalah kenalan kalo kaya begini mah cantiknya
Aku terdiam di pojok taman tak berjarak jauh dari wanita itu memainkan gitarnya

Dengan tenang aku mendengarkan lantunan suara yang keluar dari ketulusan hatinya bernyanyi
Sungguh indah cara di bernyanyi
Seperti lantunan yang menghujam hatiku tanpa henti
aku akan menunggunya sampai ia menyelesaikan nyanyiannya 
sebelum mendekatinya

sepanjang 5 menit kuping ku di manjakan dengan halusnya suara yang hadir
ketika aku rasa ia telah menyelesaikan part terakhir dari nyanyian nya

aku mendekatinya
dan mulai mencoba menyapanya

"hai",
dia seperti terkejut karena tak menyadari kehadiran ku

"siapa di sana ?" tanyanya

yang membuatku seketika bingung
karena sebenarnya aku tepat berada di depannya

aku memperkenalkan diriku nama ku L

"aku tepat berada di depan mu,masa kamu tidak melihatku
aku masih manusia loh bukan mahluk halus",canda ku yang terdengar sedikit garing

"kamu orang jahat ya?mau apa kamu?", tanya mu lagi kepada ku

"Lahhhh, aku emang tampang ku seperti orang jahat ya?" Jawab ku
"Aku hanya orang yang sedang menikmati malam dan tak sengaja di arah kan ke sini oleh suaramu"

"Eh maaf, soalnya aku tak dapat melihatmu",,, jawab mu dengan senyum yang makin membuat dirimu terlihat manis

"Maksudnya tak dapat melihat?" tanya ku

"Iyaa sejak kecil aku terbiasa dengan kegelapan , mata ku tercipta untuk melengkapi wajahku tapi tidak untuk berfungsi dengan baik"

"Oh.. maaf aku tidak tau"
, hanya kata itu yang terucap ,aku bingung harus bicara apa lagi takut ada kata yang akan menyinggung dirimu

"Iya tidak apa-apa J, kenapa harus minta maaf, oh ya aku ava
Senang berkenalan dengan mu"

 , sebuah lambaian tangan mengarah ke depan , seperti mencoba menjabat tangan ku
Yang aku segerakan menggapainya
"Apa yang kamu lakukan malam begini ava?" tanya ku lagi

"Aku senang bernyanyi di setiap malam seperti ini
Bercerita kepada malam , malam tau apa itu rasanya menjadi gelap
Kalo kamu?"

"kalo aku hanya sekedar menghabiskan waktu  ingin tau seperti apa rasanya melangkahkan kaki di depan malam"

"Oh sedang jalan-jalan ya?"

"Iyaa jawab ku
Kamu tidak merasa takut berada di taman seperti ini seorang diri tanya ku"

"Gak sih, aku sudah biasa di sini,dan tak pernah ada yang menggangguku
Mungkin sekarang baru ada yang menggangguku yaitu kamu
Candamu"

"Dimana rumah mu tanya ku kembali"
"Tak seberapa jauh dari sini"
,,
"lah berarti kita tetanggan dong
Kenapa aku tak pernah melihatmu" bingungku

"mungkin aku terselip di antara tetanggamu yang lain
Mungkin juga ya ,haha" 

"Maaf aku boleh bertanya va,bagaimana kamu bisa berjalan sampai di taman ini?"

"Kenapa? Kamu terkejut bukan karena aku tak dapat melihat bukan berarti aku tak bisa menentukan arah"

pertanyaanku tak menyinggungmu kan ?
"kamu seneng main gitar ya,suara mu benar-benar indah va"

"gak kok ,aku biasa aja ,,masa sih? Terima kasih , iya bernyanyi membuat hatiku tenang , seperti candu yang  membuatku overdosiss"

"eh L bagaimana keadaan malam ini terlihat? ,ceritakan kepadaku"

"hemm bagaimana ya
di atasmu ada layar hitam raksasa yang terbentak dan banyak terlihat bercak bercak cahaya berbentuk titik, dan ada satu lingkaran besar bercahaya lebih terang dari yang lainnya"

"itu pasti bintang dan bulan jawab mu"

"iya, dan kita sekarang duduk di tengah-tengah taman dengan banyak pohon di sekeliling kita"

"hemm iya aku bisa membayangkan ,terus-terus"

"di sini suasana sudah sepi, hanya beberapa lampu penerang yang mengisi kekosongan gelap
dan serangga-serangga malam yang beraktivitas
kamu dapat mendengarnya kan , suara jentikan jangkrik yang saling bersautan ? tanya ku"

"iyaa aku mendengarnya, jawab mu"

"terima kasih L. terdengar sedikit aneh berbicara cukup lama dengan seseorang yang baru aku kenal beberapa menit yang lalu haha,"

"kenapa kamu takut kepadaku ? tenang aku bukan penjahat kok"
,, 
"bagaimana rupa mu L ?
Hemm boleh aku meraba sela-sela wajahmu". tanya mu kepadaku

"silahkan tentu saja"

Kedua tangan mu mulai mencari setiap lekuk wajah ku , dan meraba setiap bagiannya
Rasa nya aneh ketika muka mu di cemek-cemek oleh seseorang wanita , pikir ku

"aku sudah dapat membayangkan wajah mu , setelah kamu berhasil menjelajahi seriap ruas di muka ku"

"bagaimana tampangku menurut mu?"

"normal hahaha" 

"sial jawab ku "

"L ?" 

"iya ?

"bagaimana terang itu" ?

"satu titik yang terlihat di antara semua kegelapan 
kadang itu akan sangat menyilaukan matamu"

terlihat wajah mu yang tiba-tiba muram 

aku segera mengalihkan pembiacaraan

"kamu jago juga ya main gitar ,
lagu apa yang tadi kamu nyanyikan" alihku

"masa sih , terima kasih
gitar menghiburku dari kesepian ku 
aku senang ketika bermain dengan nada dan lirik di dalam nya"

"wah hebatnya"


"hemmm kamu mau aku kasih tau rahasia L?
tapi kamu janji jangan memberi tahu siapa pun"

sambil mengulurkan jari kelingkingmu ke arah ku

"iyaa..aku janji" jawabku

"aku adalah salah satu bintang yang kamu lihat di langit"

"hah??????"
"kamu alien" , tanya ku setengah bercanda

"ya gak lah , aku bersinar ketika malam tiba dan tak terlihat ketika siang mendekap"

"gimana-gimana?" otak ku terasa kurang paham maksud perkataan mu 

"L, mata ku hanya mampu beradaptasi dengan gelap
terang matahari ketika siang yang berlebihan  akan menghancurkan ku berkeping-keping tawa mu"

"masa sih? aneh banget kok bisa begitu , kamu bisa menggunakan kacamata hitam kan tapinya va?"

"iya sih tapi rasanya terlalu beresiko 
sedikit saja terang yang berlebihan 
aku akan merasakan sakit yang luar biasa dan membahayakan hidupku"

"terus bagaimana dengan lampu-lampu di malam hari 
bukannya ada cahaya yang terpancar di dalam nya"

"di malam hari , gelap lebih menguasai 
jadi kamu bisa panggil aku ratu kegelapan sekarang atau vampire juga boleh "

"kamu ini masih aja sempat aja bercanda va" 

"ok sekarang ceritakan tentang mu?" tanya mu

"aku ? aku mahasiswa jurusan desain , hobby ku  jalan-jalan
makan, dan tidur 
apa lagi ya?
oh ya aku di kampus banyak yang ngejar-ngejar , setiap pagi selalu ada surat cinta 
yang menempel di loker ku haha"

"tidaaakk mungkiinn!!!!!!!!".. teriak mu

di iringi tawa riang kita berdua


"bagaimana rasanya sekolah" ? tanya mu lagi kepadaku 

"menyenangkan kita bermain bersama teman-teman , menyebalkan ketika ada tugas menumpuk sehingga tak ada waktu untuk mu bermain jawab ku
memangnya kamu?"
 sebelum aku mampu menyelesaikan pertanyaan ku

kamu langsung jawab seakan mengerti apa yang kumaksud

"nggak, aku tidak pergi kesekolah , ada pengajar yang dateng ke rumah ku , ya semacam 
les private gitu deh,aku kan tidak bisa bersahabat baik dengan terang"
untuk beberapa saat kita sama-sama terdiam


malam ini indah ...


aku dapat merasakan nya ,dan kamu mampu membuatku membayangkannya


"eh bagaimana kau kalo kamu coba senandungkan suara mu lagi untuk ku

aku ingin mendengarkan ratu kegelapan bernyanyi kembali"

anggukan kepalamu seperti menjawab kesetujuan mu untuk memberikan ku kesempatan mendengarkan suaramu lagi


setelah itu lantunan nada dan setiap petikan gitar yang terdengar lirih menyatu

di dalam malam 


suatu yang aku sebut terang 


entah aku rasanya waktu di malam itu terasa seperti sengaja di percepat 

desiran angin yang semakin membekukan tubuh ,mengisyartkan pagi yang akan tiba

menyapa


suara panggilan ayam .. seperti alarm dari sang alam

 percikan nada terakhir yang kamu mainkan menjadi ucapan perpisahan yang manis 

untuk malam ini


"L sepertinya pagi akan segera datang bukan?"


"bagaimana kamu tau?" tanyaku


"seseorang yang tak dapat melihat seperti ku lebih peka di bandingkan dengan mu loh

aku dapat merasakan angin berbicara lewat sentuhan halusnya di gendang telingaku 

,sebaiknya kita segera pulang"

"haha hebat yaa? yapp,mau aku antar kah dirimu?"


"tak usah , jawabmu"


"aku sudah hafal kok jalan pulang"


"baiklah , terima kasih ya"


"iya sama-sama"


, sebelum langkah ini saling memisahkan 


ada kata yang tersangkut yang harus segera ku ucapkan


"ava?"
sambil kembali ku toleh kan wajah ku ke arah mu

"iya..."

"bisakah kita bertemu lagi?"

sebuah senyum hadir sebelum kata terucap dari mukamu

"tentu saja , kamu bisa temui aku di taman ini jumat malam, selama ada bintang yang bersinar
di setiap malam mu
aku akan selalu bernyanyi di taman ini"

"ok , terima kasih , sampai jumpa lagi"

"iya sampai jumpa lagi "

....

langkah ku terdengar pasti, ini malam keberuntungan ku pikirku

aku bertemu dengan mu ,, tak sabar rasanya menunggu jumat malam tiba

hoaaammm , aku baru sadar mata ku tak ku biarkan beristirhat hari ini

sepertinya kampus akan menjadi tempat tidur ternyaman untuk ku
karena hari ini aku harus berangkat pagi huaaahh
-----
setiap hari hadir hanya tercipta untuk terlewati
karena pikiran ku hanya tertuju di jumat malam tiba

terasa lama,,,
begini rasanya kalo kita menunggu sesuatu yang kita sangat harapkan

hingga akhirnya jumat malam pun tiba

aku ingin segera bertemu dengan mu
tapi kali ini bintang tertutup oleh malam yang meneteskan hujan
titik-titik air yang terlihat deras
seperti membanjiri teduhan hari yang telah ku harapkan

aku akan menunggu hingga hujan ini mengerti
ada seseorang yang aku tunggu di malam ini

aku menoleh ke jam dinding kamar ku
aku melihat detik demi detik yang bergerak

arah jarum jam yang perlahan berputar

semakin menuju tengah malam
seperti waktu yang telah di janjikan

tak ada tanda-tanda hujan akan meredahkan alirannya

bagaimana ini
perasaan ku dan gerak tubuh ku mulai merasakan gusar yang berlebihan

tak terasa jam 1 telah hinggap dengan cepat..

sudahlah aku tak mempedulikan hujan

dengan payung yang akan menjadi pelindung ku dari setiap rintikan
aku melangkahkan kaki ku di tengah hujan

peduli apa dengan basah, pikirku


hadirnya hujan membuat suasana terasa jauh lebih dingin dari semestinya

tak butuh beberapa lama hingga badanku mulai mengigil

hujan yang sedemikian hebat 

membuat payung seakan tak berfungsi 

setibanya aku di taman , tak ada tanda-tanda darimu

ya bodohnya aku jika berharap dirimu hadir di tengah hujan seperti ini

saat aku ingin melangkahkan kaki ku berpaling untuk menyegerakan diriku

kembali ke rumah


suara yang familiar untuk ku kemudian terdengar

"L kau kah itu?"

segera diriku menoleh ke arah datangnya suara itu
aku melihat sosok dirimu terselubung jas hujan tapi tak menutup wajah mu yang bersinar
di bawah rerindangan pohon di samping taman
bersebelahan dengan lampu taman yang masih memancarkan terangnya

"ava?" 

aku segera berlari ke arah mu

"sedang apa dirimu di tengah hujan seperti ini"? kaget ku

secara spontan aku segera memayungi dirimu
dan melupakan diriku yang mulai di basahi oleh serangan hujan malam itu

"hai ternyata itu benar dirimu L?"
suara mu terdengar seperti seseorang yang sedang mengigil

aku tau jas hujan mungkin melindungi dari basah airnya
tapi tidak untuk dingin nya

"aku menunggu mu, karena aku telah berjanji padamu kan?" jawab ava

"iya, tapi kenapa di tengah hujan seperti ini, sudah berapa lama kamu di sini"
 , jawab ku penuh kekhawatiran

"tak terlalu lama kok" , senyum mu

aku membuka jaket ku yang telah basah oleh hujan
untuk segera menadahkan nya ke tubuhmu

aku tak tau apa jaket ku akan membuatmu hangat atau tidak
tapi setidaknya itu dapat sedikit membantu pikirku

aku mulai celingak celinguk mencari tempat yang jauh lebih baik untuk berteduh

tak jauh dari taman, aku melihat  ada pos yang sepertinya kosong

secara perlahan aku menuntun mu ke arah sana

aku berpikir , setidaknya di sana akan jauh lebih baik di bandingkan di sini

sesampainya di pos
aku menoleh ke arah mu

"kamu ini, kenapa di tengah hujan seperti , apa yang kamu lakukan va?"

"aku telah berjanji menemui mu hari ini
aku tak terbiasa mengikari janji ku" , jawabmu

"astagaaa ..." erang ku

"terus kenapa kamu juga ke sini L?" membalikan pertanyaan ku

"hemm aku ,,, aku ,," aku berpikir mencari alasan untuk mengeles

"haha alasanya sama kan?" jawabmu

aku hanya menggaruk garukan kepalaku

"hayu sekarang kamu aku anter pulang" paksa ku

kamu hanya mengangguk

"tapi L sebelum kamu mengantar ku pulang
ceritakan kepadaku bagaimana malam ini?"

dalam hatiku sepertinya dia tidak sadar kalo badan ku telah basah kuyup terkena serang hujan
yang membabi buta huff

"ok aku ceritakan sambil kita berjalan pulang ya"

"L?"

"ya" 
jawab ku

"badan mu basah ?kenapa gak pake payung"

"azzz dari tadi mbak, dan payungnya tuh di atas kepalamu" ... gerutu ku dalam hati

"enggak kok va , hanya sedikit terkena cipratan hujan"

"oh. bagus kalo begitu.coba ceritakan bagaimana malam ini L?"

"hemm
hujan menggantikan bintang ... tak ada terang yang tersisa,
 di angkasa
malam terlalu sibuk membasahi bumi
serangga-serangga berhenti bernyanyi untuk malam ini
tapi ada terang yang tak berhenti bersinar di antara gelap malam yang basah ini"

"terang apa?" tanya mu

"dirimu",  jawab ku singkat

"haha , ok sejujurnya ini gombalan pertama yang aku terima dari seorang pria"

"serius ? memang kamu tak pernah bertemu sosok pria sebelumnya"

"sedekat ini?" belum jawab mu dengan gelengan kepala mu

momen selanjutnya hanya di habiskan dengan kebisuan

hingga aku mulai 
sepertinya hujan telah sedikit memberi ruang untuk kita berjalan pulang

mari aku antarkan kamu pulang va

kamu hanya menganggukan kepalamu

aku melangkahkan kaki ku bersama mu di tengah rintikan hujan

sembari perlahan mengikuti jejak langkah

menuju ke arah rumahmu

dalam pikiran ku , kamu benar telah hafal jalan di sekitar sini

hebat

sekitar 10 menit kaki ini bertapak dengan aspal jalan

akhirnya sampai juga di depan rumah mu

"yap, kita telah sampai di sini lah aku tinggal" katamu

sebuah rumah mungil yang bercat putih , di temani dengan pohon mangga
yang sepertinya sedang berbuah ,

"kamu mau masuk dulu?"

"ah tidak jawab ku , sudah terlalu larut
kalo boleh aku tau kamu tinggal dengan siapa di sini"

"aku tinggal bersama nenek ku jawab mu"

"ya sudah kamu masuk sana , sekarang aku tau rumah mu
boleh kah aku kapan-kapan mampir ke sini"

"tentu boleh dong ,tapi malam ya , kamu tau kan aku bermusuhan dengan matahari"

"iya siapp,,"

"ok , terima kasih L telah mengantarkan ku"

"aku yang berterima kasih
karena kebaikan mu menungguku di taman tadi dengan hujan yang membasahi mu"

"iyaaa" , jawab mu setengah manja

malam itu kita berpisah dengan menyisakan lembaran kisah tentang kita yang mulai terbuka
sebuah tinta hitam akan mulai menulis per kalimat dengan harapan di dalamnya

aku segera bergegas balik ke rumah ku , dengan badan yang mulai terasa lebih mengigil dari sebelumnya
sebuah bersin dari hidung ku menandakan sepertinya aku akan terkena flu
akibat tindakan heroik ku memberikan payung dan jaket ku kepadamu
huaaa

tapi hari ini malam dan hujan bersahabat menjadi tempat aku berteduh bersama mu
membuat kita semakin dekat 
syukurlah batin ku
---------------------------------------------------

HACIMMM .......

ah bener saja pagi ini hidung aku benar-benar terasa gatal 
flu telah bertamu ke tubuhku 

sambil aku berjalan menuju ke kampus
aku sengaja melewati rumah mu

aku liat rumah mu terasa kosong , seperti tak ada kehidupan ,

nanti malam aku mampir ke sini ah, batin ku dalam hati 

aku mulai mengayuh sepeda yang ku gunakan untuk menuju ke kampus

tak terasa malam telah menampakan dirinya

kali ini aku tak menunggu hingga jam 12 malam dan 
menjadikan taman menjadi tempat kita bertemu

jam 7 malam aku segera kan diriku menuju rumah mu
lagian sekarang malam minggu 

aku ingin mengajakmu jalan pikirku
nekat sajalah
kali ini aku menggunakan sepeda motor tua 
punya ayah ku
kebetulan ayah ku telah pulang dari kantornya

jadi aku meminjamnya
langkah ku pasti
dan di setiap lintasannnya
telah terbayang apa saja yang ingin ku lakukan bersama mu

tak
jauh dari kediaman rumah mu

aku melihat dirimu menutup gerbang,
sepertinya ingin keluar 

aku segera mendekati dirimu 

"haiiiii". 
teriak ku tanpa memberhentikan laju motorku cuma memperlambatnya tepat di sampingmu

terlihat terkejutan dari lekuk wajahmu

"haha aku L" 

"astaga kamu mengejutkan ku
tidak lucu tau
sedang apa kamu ?" , tanya mu

"aku ingin ke rumah mu dan mengajak jalan dong" , jawab ku

"aduh maaf,tidak bisa, kalo jam segini aku harus bekerja ,
 jawab mu sambil mengeluarkan senyum yang terurai
dengan manis 

"hah kamu kerja, kerja dimana?" tanya ku lagi kepadamu 

"hehe aku bernyanyi dengan gitar ku", jawab mu

"kamu penyanyi kafe pantesan suara mu begitu indah" , jawab ku asal menebak

"oh bukan-bukan, aku bernyanyi di jalan ,, di tempat yang ada keramaian , jawab mu
haha kamu tau hanya ini kemampuan yang aku bisa dengan kekurangan ku "

"wah hebat ,seru boleh kah aku ikut membantu, siapa tau wajah tampan ku 
dapat  menarik banyak cewek-cewek manis" , canda ku

"boleh saja , kalo nanti capek jangan ngeluh ya
tapi sebaiknya kita berjalan kaki aja" 

 "baik lah, boleh kah aku menitipkan motor ku di rumah mu"

"boleh dong, tapi kalo hilang aku gak tanggung jawab ya, kata mu"

"haha tenang , lagian siapa yang mau ngambil motor tua ini" ,

setelah motor aku titip kan di rumah mu

kita berdua berjalan , berdampingan menuju tempat yang pertama kali ingin kamu datengi

"ava biarkan aku membawa kan gitar mu"

"tidak usah tak terlalu berat kok"

"ah gak apa-apa, sini aku bawain", sambil tangan ku mulai mengambil gitar yang dari tadi kamu tenteng
"apa kata orang yang melihat kita , kalo aku membiarkan mu membawa tentengan sedangkan aku
hanya berdiam diri, lanjutku"

"ciee kamu cowok gentel banget ya" , katamu

"iyaa dong" ,,

kita pun tertawa bersama 

singkat cerita,kita sepertinya sampai di tempat yang kamu ingin tuju 

sebuah tempat kulineran di pinggir jalan 
banyak sekali makanan yang tersaji di kanan dan kiri

ada sosis bakar, nasi goreng, sate dan lain-lain

dan tentu saja banyak orang-orang yang berlalu lalang 

memenuhi setiap tempat dan jalanan nya

kita telah sampai ,katamu

"ok L coba katakan kepada ku bagaimana malam ini" ,tanya mu

"hemm,, malam terlihat bahagia
karena memberikan kesejukan kepada setiap orang di sini
kebahagiannya di tunjukan dengan 
memberikan bulan dan bintang terbaiknya 
terang bersinar 
kali ini malam merasa tak sendiri tak datang hanya 
untuk memberi sepi 
dan kalo kamu bisa lihat , di kanan kiri banyak sekali 
pasangan entah itu keluarga atau sahabat atau mungkin pacar
dengan saling bercengkrama
menghabiskan waktunya untuk bersama di tempat ini"

"berarti ini malam yang baik ya L, aku bisa minta tolong 
carikan tempat yang cocok untuk ku di antara keramain ini
agar mereka dapat sedikit memalingkan wajahnya mendengarkan suara ku" 

"tunggu bentar "
aku toleh kan kepala ku ke kanan dan ke kiri 

tak jauh dari tempat kita berdiri 

ada satu tempat yang sebelah kanan dan kirinya 
di payungi oleh penerangan jalan

aku rasa itu menjadi spot yang bagus untuk dirimu mengalirkan suara mu
karena terang akan menemani mu di samping aku yang akan menjagaku
batin ku dalam hati 

"aku menemukan tempat yang bagus untuk mu va" ., teriak ku padamu

"oh ya?" ,

"mari aku antarkan dirimu" 
aku mulai menuntunmu ke tempat yang tadi aku lihat 

"nah di sini lah tempatnya"

kamu hanya menganggukan kepala
kamu mulai mempersiapkan semuanya
dan tentu aku membantu mu 

setelah di rasa semuanya telah tersusun rapih
kamu mulai mendudukkan dirimu di jalan dengan gitar yang bersandar 
dan mulai kamu lantukan petikan yang terasa menangkan hati

tak lama itu suara mu mengisi syair dan nada yang keluar

sungguh indah 

pandangan mata ku tak berhenti tertuju ke arah mu

ke tulusan mu dan wajah manismu 

membuat terang seakan tak mampu mengalahkan cahayamu
kamu jauh lebih bersinar 

aku tersenyum 

sekitar beberapa menit kamu melantunkan lagu
aku menoleh kan kepala ku ke arah orang-orang yang berlalu lalang

aku liat tak ada sedikit pun yang sekedar mampir untuk mendengarkan suara mu
aku menundukan kepalaku ke arah bawah ,masih kosong dalam hati ku
tak ada yang mengisi mangkuk yang tersedia di depan

aku menoleh ke arah mu, kamu masih asik saja bernyanyi

tidak bisa seperti ini,aku harus memikirkan cara yang ampuh agar semua orang di sni mengalihkan
pandangannya ke arah mu , aku memutar otak ku dengan keras ,

"ah iyaa, ava maap menganggu  lantunan suaramu
bolehkah aku tinggal sebentar "

"iya L, mau kemana kamu?", tanya mu

"tunggu saja" , jawab ku

"okey" , 

aku segera berlari dengan kencang , secepat yang aku bisa , aku akan kembali ke rumah 
mu untuk mengambil sepeda motorku dan kembali ke rumahku

setibanya aku di rumah ku , aku menuju gudang yang ada di samping kamar ku
aku obrak abrik isi di dalam gudang itu

aku tidak mempedulikan ketika ibu ku mulai mengomel dan menanyakan apa yang sedang aku lakukan

setelah beberapa menit aku mencari , akhirnya aku menemukan nya

nah ini diaa kata ku . .sambil tersenyum dengan lebar

PLAKK 
, aduuuhh jawab ku

tiba-tiba 
gagang gayung melayang ke kepalaku

"L apa yang kamu lakukan , di tanya juga sama ibu,malah gak di denger!!!"

wah sepertinya ibu ku sudah mengomel ,,,

"ini bu aku mencari ini",
sambil memperlihatkan barang yang aku dari tadi cari

 "bentar bu , marah-marahnya di pending dulu ya L buru-buru"

aku segera ke ruang televisi dan membuka salah satu laci yang tersedia di samping tv
ada ayah ku yang sedang asik menonton, tanpa mempedulikan apa yang kulakukan

nah ini dia , lengkap sudah pikirku

bu yah aku pinjem dulu ya

ayah ku seperti biasa hanya menganggukan kepalanya , sedang kan ibu ku masih mengomnel kepadaku

aku pacu kembali motor tua milik ayah ku
dengan segara menuju ke tempat mu 

kali ini dengan bawaan yang aku telah siapkan 

sesampainya di sana 
aku masih melihat dirimu bernyanyi dan orang-orang yang berlalu lalang tanpa mempedulikan
mu 

menyebalkan batinku ku, lihat saja ini akan segera berubah , lanjutku

tanpa
sepengetahuan mu , karena kamu juga sepertinya tak sadar dengan kedatangan ku

aku mulai mempersiapkan semuanya

setelah semuanya siap . aku mendekati dirimu 

dan aku arah kan mic yang biasa di gunakan oleh ayah ku untuk berkarokean 

di antara mulut dan datangnya suara petikan  gitar mu

dan menyalakan ampli kecil yang telah lama tak terpakai , yang tersimpan di dalam gudang selama bertahun-tahun

dengan volume yang maksimal

ini akan menggelegar ,dalam hatiku 

benar saja , ketiba-tibaan suara mu yang mendadak membesar , membuat dirimu kaget 

dan memberhentikanmu bernyanyi

sesegera mungkin aku bisikan ke arah kuping mu

lanjutkan saja nyanyinya , ini hanya aku L dengan peralatan ajaib ku dari kantong yang aku pinjam dari doraemon

kamu hanya tersenyum, tanpa menanyakan lebih lanjut apa yang aku lakukan
,kamu mulai kembali bernyanyi,

tak butuh aba-aba,

lalu lalang orang-orang yang tadi mengabaikan dirimu 
kini perlahan mendekat, 

satu,,,dua,, tiga dan tanpa terasa mulai banyak orang berkerumun mengilingi kamu dan aku

haha berhasil , sekarang suara mu akan terdengar sangat kencang dan siapa juga yang ingin mengabaikan suara indah seperti ini

aku melihat ke arah mu, sepertinya kamu belum menyadari 
kalo banyak orang yang sedang menyaksikan dirimu

uhh tapi pegel juga tangan ku yang sedang menodongkan mic ke arah mu
tak apalah yang penting rencana ku berhasil

ketika nada terakhir kamu petikan menandakan lagu yang kamu lantunkan telah selesai 
sebuah tepuk tangah riuh dateng menggema 

membuat kamu terkejut dan akhirnya tersadar juga kalo di sekililing banyak yang sedang menyaksikan

itu membuatmu tersipu malu dan tersenyum 

terima kasih L , bisik mu kepadaku

sama-sama ava , kamu pantas mendapatkan ini semua , jawab ku

mangkuk yang tadi kosong , sekarang penuh terisi hingga meluber 

"wah penghasilan ku banyak L , kamu mau apa aku traktir deh" ucapmu
ketika keadaan mulai menyepi dan kita sedang menghitung uang yang terkumpul malam ini

"pasti dong , aku bilang apa ava, mereka pasti mengerumuni dirimu
karena melihat ku yang tampan ini di sampingmu"

haha, masih aja kamu , ya udah hayu kita mau makan dimana L.

"bagaiman kalo kita makan mie ayam ?"
 saran ku

"hayu saja dimana ya? "

"itu di sebelah sana tak jauh dari sini,ada pedagang mie ayam"

ok L , senyum mu

sambil menyantap mie ayam yang terlah tersedia ,kita mengobrol dengan asiknya

"tadi apa yang kamu lakukan L?" tanyamu
"aku hanya membuat suaramu lebih mampu terdengar ,dengan mic dan ampli yang ada di rumahku"

"astaga ,makasih ya L kamu ada-ada saja"

"oh iya,ava ? lagu yang terakhir kamu nyanyikan itu lagu siapa ya , aku sepertinya belum pernah denger deh?" tanyaku

"itu lagu buatan aku dong , bagus gak?" jawab mu

"serius, wah kamu bisa nulis lagu ternyata hebat banget", kagum ku

"kenapa tak pernah coba kamu rekam" , tanyaku lagi

"buat apa L?, haha tawa mu 
aku hanya iseng-iseng aja untuk mengisi waktu ku juga"

"tunggu saja ,aku akan membuat mu merekam lagu itu", tantang ku

"iya aku tunggu deh" , tawamu lagi seperti menganggap aku hanya sedang bercanda

pembicaraan yang menyenangkan jauh lebih menyenangkan dari malam-malam sebelumnya

sebelum kamu balik ke rumah, kamu memintaku mengantarkan ke taman biasa yang kita datangi
dengan sepeda motor tua kita melaju

menemani malam , bercanda dengan langit , dan bermain dengan sisa-sisa sinar yang kembali menyepi

sepanjang malam itu saat aku menemani mu di taman , pikiran ku telah di penuhi dengan keinginan untuk merekam lagu mu dan memperdengarkan  jauh lebih luas

aku akan membuat mu terlihat dengan kemampuanmu ini , batin ku

kebetulan tanpa kamu ketahui 
tak seberapa lama ketika kamu sedang asik membereskan barang-barang ketika selesai bernyanyi

ada seseorang berumur sekitar 39an dengan kumis tebal dan rambut yang mulai memutih mengenakan kacamata hitam nya

memberikan ku kartu nama , dan menyarankan ku untuk datang ke kantornya 
karena alasan kekagumannya dengan suara mu 

akan lebih baik jika aku membawa  lagu ciptaan mu juga batinku
ini akan jadi jalan mu , dan aku akan membantumu melangkah ,perlahan demi perlahan
hingga kamu berhasil mendekati mimpi mu 

tunggu saja ya ava ......

di sampingku,aku lihat dirimu sedang menadahkan kepalamu ke atas langit  , aku tau meski tak ada yang mampu kamu lihat selain kegelapan yang mennyelimuti , kamu merasakan nya
angin yang berhembus , membiarkan malam menyelimutimu 

mimpi mu ada di atas sana dan biarkan aku membuat tiap pijakan tangga ke arahnya
dengan usahaku 


dan aku yang akan menjadi terangmu 

                                           ..........................................                                


                                                                                                                    BERSAMBUNG





Selasa, 09 September 2014

ebook NAP 11:11


EBOOK NAP 11:11



deskripsi buku:

jadi ini sebenarnya kumpulan cerita yang telah gw muat di blog ini , tapi gw jadiin satu di dalam sebuah buku, biar mempermudah kalian untuk membacanya
ada satu cerita yang tidak terdapat di blog dan hanya tersedia dengan download ebook nap 11:11 ini yaitu akhir dari cerita alasan aku tersenyum
atau #AAT3
total ada 6 cerita ,ebook ini bisa kalian download secara gratis
Gw bikin format PDF agar lebih mudah untuk di buka
yang gw harapkan cuma satu
kalian yang telah membaca ini bisa bantu share link download nya ke teman-teman kalian
dan juga 
beri komentarnya ke twitter gw
@satriosv

terima kasih dan selamat membaca 

ps : gw bukan penulis yang gw lakukan cuma corat-coret

LINK DOWNLOAD


or

Scribd.com
nap 11:11



Jumat, 29 Agustus 2014

NAP 3 ( Sebaik yang aku tulis )


WARNING :

A. kadang gw punya imajinasi tentang sebuah cerita , yang gw enggan untuk menulisnya
dengan panjang, karena menurut gw akan lebih indah saat menyederhanakan tulisan itu.
imajinasi itu gw namain NAP , kalo liat di kamus b.inggris artinya tidur sesaat

B. yap, imajinasi pendek gw, khayalan tertinggi gw yang membuat nya menjadi seperti
tidur sesaat gw atau bermimpi sesaat

C. coretan NAP , akan berseries , berapa banyak?
gw juga gak tau ada berapa banyak
saat NAP dateng di otak gw,ya langsung gw tulis sesimpel itu
ya setidaknya bisa sebagai selingan  menunggu corat coret panjang yang gw buat kan

D. Sekali lagi gw bukan seorang penulis , gw cuma senang bermain di atas tinta, kertas
dan imajinasi gw

E. silahkan baca karya asal asalan ini, jika berkenan kalian bisa membantu gw
menyebarkan link blog gw ke teman-teman dan media sosial kalian
dan
jangan lupa komentarnya di @satriosv

selamat menikmati  :)


SEBAIK YANG AKU TULIS




untuk apa kita hidup?
apa yang telah kita lakukan dalam hidup ini?

pertanyain ini menghantui diriku 
pagi ini seakan menghentakan pikiran ku 

mendengarkan cerita mu membuat ku 
tersadar  banyak hal yang tak pernah  ku lakukan dalam hidup ku
selain bersenang-senang

iri? 
iya sejujurnya itu yang menghinggapi perasaan ku sekarang

bukan akan kesuksesan yang mungkin kamu dapatkan
tapi kerja keras yang kamu tunjukan ketika kamu jauh di bawah umur ku 
ketika saat itu aku masih berpikir tentang menarik perhatian wanita
dan menghabiskan uang
 dimana tangan ku akan menadah ke orangtuaku

ini masih berjarak beberapa menit
dari terakhir 
suara mu menceritakan dirimu 
bagaiman kamu menjalani hidup mu

bukan karena kesombongan yang kamu ingin perlihat kan kepadaku
cuma kebanggaan yang wajib kamu tunjukan
karena keringat mu 
terlalu deras tumpah untuk seusia mu

akan sangat terdengar biasa seandainya cerita ini 
aku sampaikan 
ketika keadaan mu
yang memang mengharuskan 
kamu untuk bekerja keras

aku akan berusaha menceritakan hal lain
dalam sudut pandang mata yang berbeda

yang kadang orang akan berpikir berbeda 
seandainya melihat keadaan kamu

tak kan ada yang percaya 

-------------------------------------------

ini di mulai ketika 

entah apa yang menjadi sebab 
pembicaraan yang seharus nya bercerita tentang 
banyak hal yang menyenangkan dengan tawa 

menjadi jauh lebih dalam 
tentang apa yang kita pernah lakukan dalam hidup kita ini

dirimu saat ini 
jauh bisa di sebut dari kekurangan

kamu memiliki sesuatu yang kadang banyak orang harapkan 
memilikinya

dan aku berpikir kamu akan sama dengan mereka yang aku kenal
dengan keadaan seperti itu

seseorang dengan hidup yang menyenangkan
dengan cara bersenang-senang 
menikmatinya  semua yang kamu miliki 

mengikuti pergaulan yang membuat semua teman-teman mu
mengagumi 
melihat apa  yang kamu punya ,
membuat semuanya menghormati mu

ya seperti biasanya aku melihat dari seseorang dengan kemampuan
keadaan seperti mu 

tapi itu sejenak berubah ketika
aku tertegun mendengarkan cerita mu

yang tadi nya aku pikir ini akan jadi sebuah cerita pencitraan biasa
menjadi jauh lebih serius

aku mencari celah letak dimana 
kemungkinan untuk mu berbohong kepadaku

tapi aku tak menemukan nya ,,

iya, aku termasuk seseorang yang akan menilai seseorang dari caranya bersikap
dan berbicara
dari situ aku akan dapat melihat dengan siapa aku berbicara

kamu bercerita 

tentang bagaiman kamu membiayai hidup mu sendiri dengan usaha mu 
membiayai kuliah mu
membiayai semua yang menyangkut kebutuhan hidup mu

tentu alis aku terangkat 
dengan kondisi mu seperti ini untuk apa kamu melakukan itu semua
pertanyaan itu meluncur dengan tajam ke arah mu

"itu sudah menjadi kebiasaan ku", katamu

"orang tua aku mengajarkan ku seperti itu
dari sejak kecil ,
 ketika aku menginginkan sesuatu 
tak akan langsung di berikan"

"sebagai contoh
saat itu aku menginginkan sepatu seperti layak nya teman-teman ku
tentu aku mengadu ke orang tua ku" 

"pah aku mau beli sepatu yang ini dong"

"yang papa aku lakukan dia memberikan ku sejumlah uang
tentu bukan untuk membeli sepatu yang ku inginkan
tapi ia menyuruhku membuat sebuah usaha dari uang tersebut"

"ketika usaha kamu tersebut maju , kamu bisa membeli apa yang kamu mau
begitu kata papa ku" 

aku kembali bertanya padamu

"memang sejak kapan kamu mulai 
mengantungkan hidup mu dengan biaya mu sendiri?"

"sejak 1 SMA , saat itu aku bekerja sebagai seoarang penyiar di salah satu radio"
katamu

waah tak terpikir oleh ku 
seseorang seperti mu bisa menjadi sesorang penyiar

kamu melanjutkan

"dari situ aku biasanya mendapatkan gaji , kadang juga dua bulan sekali 
di gajinya

hasil keringat ku di radio itu"

"biasanya aku beliin barang-barang yang aku inginkan
tentu sebagian untuk membeli buku-buku waktu sekolah"

"sampai ada saat papa ku menanyakan kepadaku
kamu kok gak minta uang buku"

"aku menjawab singkat , aku dapat bea siswa" begitu katamu ke papamu

aku kembali menyelak waktu mu bercerita

aku berkata

"seumur mu 
di usia mu 

aku hanya lah anak normal dengan kemampuan meminta yang hebat ke orang tua ku
kalo pengin sesuatu aku akan merajuk

lagian sepertinya benar-benar tak terlintas
sedikit pun untuk memikirkan mencari uang sendiri

pikiran ku hanya tebar pesona ke sejuta wanita yang belum tentu akan aku dapat"

terus aku kembali bertanya


 "usaha apa yang kamu buat?"


"aku buka usaha clothing dan sablon 

dan itu berjalan hingga hari ini"  katamu


"kamu mempunyai pegawai?" tanya ku lagi,


"punya , ada 3 orang

tapi kita bekerja ketika ada orderan aja " katamu lagi


sempat perasaan mengelitiku 
menanyakan hasil pendapatan mu

kamu enggan memberitahunya

aku hanya tertawa mendengar jawaban mu

sepintas sembari ingatan ku menerawang dan kembali ke saat dimana

teman baik mu sempat berbicara ke aku tentangmu
begini katanya

"dia mah hebat. meski keadaan nya di atas rata-rata tapi gak pernah sombong 
menjejaki hidup nya layaknya biasanya,"

ah iya,
 selama ku kenal dirimu tak pernah terlintas dari apa yang kamu kenakan
menunjukan hal yang berlebihan
semua terlihat sederhana

termasuk dengan cara mu bertutur kata tak sedikit pun terlintas
niat kesombongan yang kamu ingin tunjukan

hal paling hebat dari ingatan ku tentang perkataan sahabat baik mu
adalah

biasanya yang aku temukan dari seorang sahabat yang dekat menceritakan sahabatnya adalah
sindiran ,
 perkataan hal-hal yang seperti 

"ah dia mah sebenarnya orang nya seperti ini ,ah dia mah begini"

tapi kali ini tidak , tak ada cacat perkataan dari sahabat mu itu yang
menjatuhkan mu , menjelek kan mu 
semua hal yang dia ceritakan hal yang aku rasa
kekagumannya pada sosok mu

oh iya

aku juga teringat kembali perkataan mu

begini katamu

"kalo di rumah mah, kita gak boleh nyusahain
mbak yang bantu-bantu rumah

jadi seandainya si mbak lagi sibuk mengerjaan pekerjaan rumah
dan kita butuh sesuatu , kita gak boleh seenaknya menyuruh si mbak
apa yang biasa kita lakukan sendiri ya lakukan"

perkataan sederhana yang memperlihatkan bagaimana sosok mu terbentuk
dari cara dirimu memahami hidup ini

------------------------
"waktu ku habis 
untuk kuliah , menjalankan usahaku dan beribadah"

suara mu itu menyadarkanku dari lamunan.

aku hanya mengembalikan perkataan mu yang sepertinya terlihat sedikit merajuk itu
dengan sebuah senyuman

pikiran ku kembali melayang

entah di luar ada saat dimana tentu kamu ingin mendapatkan
pelayanan meminta apa pun yang sesuai dengan keadaan mu

entah di luar ada perasaan kamu ingin merasakan apa yang bisa di lakukan
ketika bertingkah manja kepada orangtua mu

dan di luar segala kekurangan yang mungkin
ada di dirimu,
 tapi aku lewatkan untuk menceritakannya

dari semua itu aku mennyimpukan satu hal 

orang tua mu telah mengajarkan mu  menjadi sosok yang hebat 
sosok yang pantas untuk di kagumi 
kamu sadar atau tidak kamu telah menjadi seseorang yang lebih baik
di bandingkan mereka seusia mu bahkan diriku

cara bersikap mu menunjukan bagaimana kedewasaan mu

ini semua membuka cara ku berpikir 
cara ku memandang suatu hal
dan tentu aku belajar

ini bukan tentang bagaiman keadaan dirimu saat ini
bukan bagaimana kamu meratapi hidup
yang seakan menyalahkan tuhan akan situasi yang kamu alami

tapi kembali ke dirimu 

coba tanyakan
seberapa banyak keringat yang telah kamu tumpahkan
seberapa banyak langkah mu terjatuh yang melukai mu
tapi kamu masih mampu terbangun

bagaimana kamu membawa beban dunia ini di pundak mu

aku orang yang percaya kita semua pasti sukses, 
tuhan akan selalu memberikan kesuksesan ke kita
cuma waktu nya akan tuhan serahkan kekita

mau cepat atau lambat

terserah kita

kalo yang kamu lakukan hanya tergeletak merasakan kenyamanan tempat tidur mu
kemudian berkhayal dan bermimpi
kamu akan tetap berbahagia di dalam nya

sukses nya?
akan di berikan tuhan ketika dia punya waktu 
untuk sedikit melihat mu dan memberikan mu keberuntungan

sedangkan
mereka yang menghabiskan waktu nya bermain dengan rasa lelah
 dan bermimpi menikmati nyaman nya 
tempat tidur
akan berpuluh-puluh kali 
melawati kesuksesan yang seharusnya di berikan kepadamu 

percaya deh keringat yang telah tumpah tak kan pernah sia-sia

dia yang aku ceritakan di atas tadi memiliki segalanya yang bisa membuatnya
bersenang-senang, membuatnya bermalas-malasan
mempunyai banyak waktu untuk mengucapkan
 "nanti aja lah"
punya kemampuan lebih untuk membanggakan apa yang dia punya
meski bukan dari jerih payah dia

tapi dia tak mengambil jalan untuk itukan?
meskipun dia belum bisa
di sebut sukses

 tapi dia telah merapihkan jalannya sendiri menuju kesuksesan itu
sehingga tak terlalu berat untuk di lewati

di luar cara didik orang tuanya juga ya

semua tetap berasal dari dirinya bisa menerima itu semua atau tidak 

jadi berhenti mulai meratapi keadaan diri kalian
dan menyalahkan semua nya atas ketidak mampuan kalian
sendiri

keadaan kalian hari ini , itu hasil dari usaha kalian

jangan takut seandainya kalian tak mempunyai kemampuan apa-apa

aku beri sedikit rahasia , 
yang setelah kalian baca ini ,berhenti menjadi sebuah rahasia

asal kalian tau awal diriku berniat ngebuat band still virgin
tak ada kemampuan apa pun yang ku miliki

dalam artian gak bisa main gitar
selain kunci balok
dan itu pun cuma dua jari 
ngerti kan ,maksudnya dua jari 

saat itu
cuma bermodal 1 kertas berisi coretan lagu yang ku buat

aku bersama teman-teman ku  yang telah ku pengaruhi ngebuat ini band.

bahkan untuk megang pick pun baru bisa belum lama ini
cerita lengkapnya nanti di coretan selanjutnya mungkin

lanjut

bukan berarti sekali lagi aku membanggakan ketidak mampuan ku 
akan semua hal itu
cuma ingin sekedar berbagi pengalaman 

kemampuan apa pun bisa di latih ,
usaha mengalahkan apa pun

hidup lah untuk membahagiakan orang-orang yang kalian sayangi
hidup lah seperti ketika orang-orang di dekatmu membanggakan mu

karena kita tak selalu bisa membahagiakan semua orang tentu saja

sekali lagi berhenti melihat siapa kalian sekarang, bagaiman keadaan kalian saat ini
apa kemampuan kalian

berusaha lah berapa pun umur kalian

masa depan selalu punya keajaiban sendiri yang kalian tak pernah tau 

"jangan pernah berhenti melukis pelangi 
meski hanya ada dua warna di hidupmu"


cuma ada satu kesalahan di hidup kita ketika kalian gagal yaitu

"Menyerah"


TAMAT



Jumat, 08 Agustus 2014

NAP 2 (jadilah seperti yang kamu banggakan)




WARNING :

A. kadang gw punya imajinasi tentang sebuah cerita , yang gw enggan untuk menulisnya
dengan panjang, karena menurut gw akan lebih indah saat menyederhanakan tulisan itu.
imajinasi itu gw namain NAP , kalo liat di kamus b.inggris artinya tidur sesaat

B. yap, imajinasi pendek gw, khayalan tertinggi gw yang membuat nya menjadi seperti
tidur sesaat gw atau bermimpi sesaat

C. coretan NAP , akan berseries , berapa banyak?
gw juga gak tau ada berapa banyak
saat NAP dateng di otak gw,ya langsung gw tulis sesimpel itu
ya setidaknya bisa sebagai selingan  menunggu corat coret panjang yang gw buat kan

D. Sekali lagi gw bukan seorang penulis , gw cuma senang bermain di atas tinta, kertas
dan imajinasi gw

E. silahkan baca karyaA asal asalan ini, jika berkenan kalian bisa membantu gw
menyebarkan link blog gw ke teman-teman dan media sosial kalian
dan
jangan lupa komentarnya di @satriosv

selamat menikmati  :)




JADILAH SEPERTI YANG KAMU BANGGAKAN






kadang gw bingung, 
banyak mereka yang memiliki waktu untuk menjadi pencibir terbaik 

si hebat yang merasa dirinya berhak menilai akan sesuatu hal

yang jadi permasalahan terkadang kita akan selalu sangat baik untuk 
menjabarkan kekurangan seseorang 

tanpa melihat siapa kita,
pasti lah kita akan selalu menjadi terbaik versi kita sendiri ya kan?


seperti hari ini saat gw menatap di layar smartphone gw

niat awalnya sekedar berselancar menjelajah dunia internet

yang pasti akan selalu ada media sosial yang gw buka

entah itu twitter , path atau facebook

akan selalu ada orang yang gw sebutnya "si hebat"

si hebat ini punya banyak keahlian dalam mengkritik siapa pun

yang kurang asik nya cara si hebat ini mengkritik adalah dengan nyinyiran

ya sedikit memandang rendah  ke kreatifan 
pengekspresian seseorang itu

alasan nya karena si hebat akan selalu merasa dirinya di atas dari yang mereka kritik

di sini gw tidak sedang memuntahkan pikiran tentang  sara agama atau politik 
apa pun yang memiliki dua sisi mata koin , yang pasti akan selalu bertentangan 

yang gw bahas pengekspresiaan seseorang di dirinya di hidup nya 

jaman panji milenium dan saras 008 pengekspresian diri 
biasanya melalui buku kecil yang kita sebut diary

gw dulu sempat punya buku diary yang sampai saat ini
masih tersimpan rapih

apa yan gw tulis ? banyak hal, yang pasti tulisan gw saat itu 
sesuai dengan umur gw

tentang bermain bersama-sama teman-teman pastinya,

buku diary akan selalu tersimpan sebagai apa yang kita baca 
untuk diri kita sendiri 

hal itu  tidak berlaku di masa sekarang
pengekspresian diri 
akan mampu di lihat semua orang

entah itu bentuk nya penyampain, entah itu bentuk kegalauan seorang apa pun itu

nah ada dimana
kekaguman seseorang dengan inspirasinya
membuat mereka ingin mengikuti atau setidaknya mendekati
orang yang mereka kagumi itu

cara menulisnya , cara berpakaiannya
apa pun seberusaha mungkin mendekati apa yang mereka kagumi

masalahnya kadang apa yang kita ikuti tak selalu cocok dengan diri kita sendiri

ini yang biasanya jadi  bahan pengkritik oleh para si hebat
si hebat ini bisa siapa pun bisa orang yang lw kagumin atau bahkan gw sendiri
telah menjadi si hebat karena menulis tentang 
ini

entah lah

tapi sejujurnya gw pernah kok mengikuti inspirasi gw
cara mereka berpakaian , cara mereka bertingkah laku

awal belajar gw main gitar pun ,gw pernah pengen nya kidal , 
niatnya ngikutin cobain , eh pas tau moldy radja juga main gitar kidal
jadi mengurungkan niat huff

atau 

jaman gw sekolah , karena kekaguman gw akan sosok fujiko f fujio
dan kegemaran gw ngebaca komik
terutama doraemon petualangan

gw bikin komik deh , isinya ngejiplak tuh isi doraemon petualangan kalo nggak
salah yang asal usul jepang deh

gw ngegambar ulang dengan tokoh yang gw rekayasa sendiri
cuma ceritanya gw miripin
gw nulisnya judul versi gw
asal usul indonesia 

butuh waktu lama untuk menyelesaikannya

niatnya gw cuma ingin dapat pujian dari teman-teman kelas gw dong
siapa tau ada cewek yang naksir sama gw
setelah ngeliat kemampuan gw dalam menggambar dalam komik itu
ya walaupun ujung-ujungnya nggak ada sih

dan

saat gw gak tau cara nya megang gitar, yang gw tau cuma megang sapu
gw gak tau apa itu ampli yang gw pake cuma radio casset

gw tutup kamar
gw setel dah tuh lagu SID,Konflik,nofx,mxpx,nufan
dengan maxsimum volume

di depan cermin
gw joget-joget kaya cacing kepanasan

seakan-akan gw berdiri di atas panggung, dengan banyak penonton.

lagu itu milik gw dan gw bagian dalam band yang gw denger

gw juga pernah untuk membanggakan diri di teman-teman kelas gw
saat temen gw tanya ,,

"yo lw kenal sama mas arie konflik"

gw jawab dengan yakin

" kenal dong akrab banget
teman bagai kepompong"

kenyataan nya apa?
gw gak kenal sama sekali saat itu

mungkin kalo saat itu gw berada di  waktu  ini , 
gw bakal di sebut mas nya alay kali
 si lebay , si apaan siihh dll oleh 
para si hebat

termasuk ketika seseorang itu mengekspresikan kegundahan hati nya
ya yang pasti bakal terisi penuh dengan tulisan-tulisan puitis nan menusuk hati

kalo lagi ada yang pengen di deketin kata-katanya romantis
kadang bawa-bawa nama bapak sama pekerjaannya

contoh

"bapak kamu tukang ledeng ya
kok tau
pantesan hati aku gak pernah bocor kalo sama kamu"

kalo baru putus atau baru aja di tolak beda lagi deh
kata-katanya kaya bentar lagi pengen nenggak baygon

contoh

"dimana kamu , lukaku sakit seperti tangan ini tertusuk bunga mawar"

"hidup ku hampa tanpa mu"

lucu ya kata-katanya , rasanya kaya pengen kita duluan aja yang nelen baygon nya

tapi yang kadang terlupakan dan luput dari perhatian si hebat
kita belajar dari itu semuaa

kita berkembang, imajinasi kita akan belajar perlahan mencari celah untuk
membuat suatu hal sendiri tanpa perlu meniru atau mendapatkan pujian dari orang lain

itu yang gw sebut kreatifitas

kegundahan seseorang  pun mampu ngebentuk kekreatifan seseorang loh

ada beberapa lagu yang gw buat karena pengaplikasian hati gw yang lagi gundah 

kita akan dewasa dengan sendirinya

kekreatifan kita akan menyeleksi diri kita sendiri kok

mana mereka yang hanya ikut-ikutan untuk selamanya

mana mereka yang belajar dan berkembang dari itu semua

balik lagi ke media sosial

gw udah puasa untuk tak pernah minta folback dari temen-temen gw,sedeket apa pun gw sama dia
meski gw ngefollow mereka
dan juga untuk nggak nge add path atau FB temen-temen gw juga

alasan nya gw gak mau ngenganggu timeline mereka 
yg gw takut ada yang merasa keganggu dengan  cara gw mengekspresikan diri di media sosial gw

pernah suatu hari 
saat gw asik menulis di twitter , ada twit dari temen baik gw

"yo rame banget di twitter"..

dan itu di lakukan sampai 3x
apa yang gw lakukan

gw block dia, kemudian gw unblock lagi dan gw follow lagi 
tanpa perlu minta folback

sebenernya kalo lw pengen ngefollow seseorang ,lw harus terima semua apa yang
orang itu tulis dong

tapi
dari kejadian itu gw ngerti tanpa mengetahui apa yang kita lakukan di dunia maya
kita akan tetep jadi sahabat baik kok di dunia yang sebenernya

kesimpulannya gini

selama kalian tidak memaksa siapa pun untuk melihat apa yang kalian ekspresikan
kalian bebas melakukan apa pun yang kalian ingin lakukan
kecuali jika itu menyinggung seseorang ya

jangan pedulin apa kata orang tentang kalian
berimajinasi aja setinggi mungkin

setau gw langit tak pernah memberi tahu batasannya

percaya sama gw sebelum  si hebat mampu mencibir kalian
mereka telah menjadi bagian dari apa yg mereka kritik kok 

mau itu keliatan aneh , gak masuk akal , lakuin aja

hidup ini adalah waktu kalian, lakukan yang sebaik mungkin

biarkan si hebat mencibir kalian saat kalian sedang merangkak,kemudian belajar berjalan
dan terakhir berlari melewati  mereka
buat mereka tersadar saat kalian telah jauh melampaui mereka


kita semua adalah bintang 
cuma mungkin belum saatnya kita bersinar


berhenti menilai cara hidup seseorang  apa pun itu 
selama mereka tak pernah mengganggu kalian
apa yang menurut kalian baik tak selalu baik untuk orang lain

ketika  kalian tak cukup bijaksana, setidaknya cukup untuk
pintar  menghargai :)


TAMAT


(jangan ada yang  tersinggung ya, nanti kalo tersinggung ketauan dong si hebatnya siapa aja :) )